mutliply>>CERITA LANJUTAN>>SHEET 5 >>  Mbah mongin pernah mempunyai teman dari bangsa lain. Teman ini di dapatkan dari paman Mbah mongin yang bernama mbah dugel.

Konon Mbah dugel merupakan orang yang sangat kaya di kampungnya tersebut, harta kekayaan mbah dugel di dapatkan daripada genderuwo peliharaannya yang bernama jodrono. Sebelum

mbah dugel meninggal dia sempat memberikan pesan kepada mbah mongin tentang cara mengatasi jodrono ini. Mbah dugel sempat berpesan jika suatu saat jodrono membuat ulah di

kampung dan menyebalkan, kamu bisa memukul jodrono dengan sekencang kencangnya di kepala. Adapun cara yang di ajarkan yaitu jika posisi badan sedang berada di timur maka pukulah

ke arah barat. Begitupun sebaliknya jika saat memukul posisi badan berada di timur pukulah ke arah sebaliknya. Benar saja Jodrono yang senang berulah ini suka mengganggu para warga

kampung di sekitar daerah tempat mbah mongin tinggal. Judrono semakin berulah ketika mbah dogel sudah meninggal. Saat itu sekitar pukul 5 sore ada 4 orang bocah yang ingin pergi

mengaji namun bocah tersebut tak pernah sampai di tempat mengaji. Orang tua anak tersebut merasa kebingungan karena anak tersebut tidak kunjung di temukan di manapun. Akhirnya

seluruh warga kampung yang kebingungan melapor kepada mbah mongin karena menilai kejadian akan hilangnya beberapa anak tersebut di nilai tidak wajar. Ternyata anak tersebut memang

benar sedang di culik oleh Judrono. Saat itu bocah tersebut di culik di balik pohon bambu dekat daripada rumah mbah mongin. Warga yang lalu lalang mencari anak tersebut tidak kunjung

melihat anak tersebut. Padahal posisi anak tersebut sudah di lewati oleh warga beberapa kali. Kondisi sang anak juga di buat diam oleh genderuwo tersebut sehingga sang anak tidak bisa

berbicara dan teriak. Mbak Mongin yang marah saat itu langsung keluar rumah dan membawa sabuk yang dulunya di miliki oleh mbah dugel. Konon judrono sangat takut dengan sabuk ini.

Genderuwo tersebut takut jika sabuk tersebut di pukul kan ke arahnya karena ini akan menyakiti genderuwo tersebut. Mbah mongin akhirnya berhasil menemukan bocah yang di sembunyikan

di pohon bambu tersebut dan mengembalika ke orang tua anak tersebut. Mbah mongin yang kesal sudah berulang kali berpesan kepada judrono jika dia tidak boleh mengganggu penduduk

desa. Tapi hal itu tidak terlalu di dengar oleh judrono sang genderuwo. Mbah mongin yang merasa bersalah kepada warga karena sering di ganggu oleh genderuwo peliharaan pamannya itu

akhirnya habis kesabarannya setelah Judrono meniduri salah satu wanita di kampungnya tersebut. Hal ini terkuak setelah sang suami yang pulang sehabis bekerja sore hari dan mengajak

istrinya untuk berhubungan badan. Sang istri merasa bingung kepada suami karena sebelumnya suami sudah berhubungan badan dengan dirinya dari siang sampai sore hari. Sang suami pun

merasa bingung karena sang suami tidak pernah pulang pada siang hari dan mengajak istrinya berhubungan badan. Saat itu kebetulan sang suami bekerja dengan Mbah mongin sebagai

penggiling tebu di rumah mbah mongin. Serentak kejadian itu langsung membuat mbah mongin marah dan mencari jodrono. Karena menurut mbah mongin jodrono sudah kelewatan.

Jodrono di ketahui bisa berubah wujud menjadi manusia dan berubah wujud menjadi laki laki yang bekerja dengan mbah mongin untuk dapat meniduri istri daripada orang tersebut ketika

suami sedang bekerja dengan mbah mongin. Saat Genderuwo tersebut di temui oleh mbah mongin. Beliau bertanya kepada genderuwo itu tentang apa mau mu sekarang? Jika mau mu

menjadi musuh ku ya aku ladeni, jika aku kalah dengan mu ya aku malu tapi jika kamu kalah dengan ku kamu hancur karena kamu hanya hidup di satu alam saja pungkas mbah mongin.

Setelah itu Mbah Mongin yang sudah memiliki amalan daripada romo prawiro sudarso langsung menggunakan amalan tersebut untuk memberi pelajaran kepada genderuwo peliharaan

pamannya itu. Seketika itu juga judrono hancur berkeping – keping. Menurut Mbah Mongin memang golongan gaib itu hanya bisa merasakan sakit namun rasa sakitnya itu kekal jadi makhluk

tersebut tidak bisa mati. Beda dengan manusia yang bisa mati dan kembali kepada sang pencipta. menurut berita yang di lansir daripada slot online  Setelah 36 hari setelah kejadian
tersebut mbah mongin mendapat bisikan dari yang maha kuasa untuk membebaskan makhluk tersebut dari amalannya. Mbah Mongin yang tergerak hatinya akhirnya kembali membebaskan

judrono. Mulai daripada kejadian itu sampai sekarang keadaan desa Mbah mongin sudah tentram dan tenang karena judrono sudah kembali ke alamnya di alas purwo dan tidak pernah

menampakan wujudnya untuk mengganggu masyarakat desa tersebut.

Demikian berita ini saya buat semoga dapat bermanfaat bagi yang membacanya dan menjadikan hikmat bagi para pembacanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *