Welcome
asialive88

Ilmu Aji Gineng Dan Saipi Angin Ternyata Di Miliki Oleh Para Wali

mutliply>>CERITA LANJUTAN>>SHEET 3>> Mbah mongin semakin yakin jika ayahnya dapat berbicara dengan binatang. Ilmu ini ternyata juga memiliki beberapa nama. Ada juga

masyarakat tanah sunda yang memberi nama ilmu saipi angin dengan nama ilmu lipat bumi. Masyarakat memberi nama lipat bumi karena di kabarkan jika orang yang memiliki ilmu ini dapat

berjalan secepat kilat dan angin. Penyebaran agama islam dahulu memang di sebarkan oleh sembilan wali yang di beri nama wali songo atau kesembilan wali. Konon kesembilan wali ini

ternyata juga memiliki ilmu saipi angin. Wali songo menyebarkan agama islam di setiap daerah Indonesia. Khususnya wali songo menyebar di tanah jawa. Di kisahkan Saat Sunan Giri

membunyikan Gong maka kesembilan wali yang berada di seluruh pulau jawa akan langsung berkumpul di satu tempat dalam waktu yang sangat cepat bahkan hanya hitungan menit saja

semua sudah bisa berkumpul di satu tempat. Memang jika di fikir dalam akal sehat itu sangat lah mustahil. Di kisahkan juga jika orang yang memiliki ilmu ini akan menjadi kebal senjata. Di

balik Semua itu Namun ada beberapa cerita menyedihkan jika orang memiliki ilmu ini. Orang yang memiliki ilmu ini akan menemui ajalnya dengan cara terbakar. Mbah mongin menceritakan

saat itu ayahnya yang sudah tua memiliki ingatan yang kurang (PIKUN). Pada jaman dahulu penerangan masi menggunakan Lentera karena saat itu belum semua orang memiliki penerangan

berupa listrik. Saat itu celana daripada Mat Rejo terbakar terkena lentera. Mbah mongin yang saat itu sedang berbincang bersama teman – temannya di luar rumah melihat kepulan asap yang

bersumber dari dalam rumahnya. Saat itu Mbah mongin bersama 3 orang temannya. Seketika itu juga mbah mongin bersama dengan teman – temannya langsung lari ke dalam rumahnya

untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi di dalam rumahnya. Saat itu dia melihat ayahnya yang sudah terbakar di separuh bagian tubuhnya. Saat itu mbah mongin bersama teman –

temannya berusaha untuk memadamkan api dan berusaha untuk menarik celana yang saat itu terbakar. Namun tidak seorang pun dari mereka yang kuat untuk mengangkat tubuh dari Mat

rejo. Ini sudah merupakan garis atau takdir dari sang ilahi jika pemilik ilmu ini tidak bisa di angkat oleh manusia kecuali jika di kehendaki oleh Mat rejo itu sendiri. Namun jika Mat Rejo tidak

berucap ingin di angkat maka berapa orang pun yang ingin mengangkat tubuh orang tersebut maka hanyalah sia – sia. Saat itu Mbah mongin bersama teman – temannya hanya bisa melihat

celana daripada mat rejo yang habis terbakar dan menempel di tubuh Mat rejo. Saat Itu mbah mongin merasa sangat bersalah sekali karena dia tidak bisa berbuat apa – apa ketika

menyaksikan ayahnya meninggal dengan cara terbakar. Mbah rejo hanya bisa memindahkan tubuh ayahnya saat semuanya sudah terbakar habis dan sudah dalam posisi meninggal. Mbah

Mongin yang merasa sangat berdosa kepada orang tuanya saat itu akhirnya menanyakan kejadian tersebut kepada pamannya. Mbah mongin yang sangat bingung saat itu berkunjung ke rumah

pamannya. Sesampainya Mbah Mongin di sana, paman daripada Mbah Mongin sudah langsung mengetahui apa maksud dan tujuan daripada Mbah Mongin. Paman Mbah mongin langsung

berkata kamu kesini pasti ingin bertanya soal bapak mu kan? Sang paman berkata kepada mbah bahwa kejadian itu jangan di sesali karena memang sudah garisan dan takdir jika orang yang

memiliki ilmu ini akan menemui ajalnya dengan cara terbakar. Kebetulan sang Paman juga satu seperguruan dengan Mat Rejo, Namun Paman Mbah mongin tidak berhasil menguasai ilmu tersebut. Menurut data yang di lansir daripada asialive88 hanya Mat Rejo saja yang berhasil menguasai Ilmu tersebut.

CERITA SELANJUTNYA LANJUT KE SHEET 4 YA GUYS >>> CEKIDOT>>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *